Sunday, June 5, 2011

Untuk Teman-Temanku


M. Nazarudin
Kembali diri ini mengelus dada. Entah sudah berapa kali saya mengelus dada saya yang (belum) membidang ini. Bukan masalah pribadi yang membuat saya kayak gini, tapi keprihatinan saya dengan Negara tercinta saya ini, Indonesia. Belum juga si Muhammad Nazarudin bisa dibawa pulang dan diadili di Indonesia, kasus baru udah nyembul lagi. Gak jauh-jauh dari yang namanya korupsi dah pokoknya, kali ini Hakim yang digadang-gadang bisa memberikan keadilan malah menerima suap dari koruptor. Adalah hakim Syarifudin yang kali ini mendadak jadi ‘artis’ di setiap berita yang ada di TV, di koran-koran bungkus nasi, di running text TV, dan juga media-media on line lainnya. Apakah ini pangalihan isu oleh partai besar itu? Tau ah gelap.
Hakim Syarifudin
Sebagai mahasiswa dan anak bangsa yang baik, jujur, tidak sombong, dan kurang cakep saya gak mau ngasih kritikan pedas atau ulasan-ulasan mendetail dan mendalam. Karena itu semua udah jadi ‘jatah’ media-media yang ada, baik cetak maupun elektronik. Di tulisan ane ini, saya cuma pengen ngomongin harapan ke depan untuk bangsa ini, terlebih dalam hal penegakan hukum yang ada di negeri ini dan tentu semoga ini bukan cuma harapan saya tapi benar-benar menjadi kenyataan.
Okeh, harapan saya yang paling utama saya tujuin ke temen-temen yang saat ini masih kuliah di Fakultas Hukum, apapun Universitasnya, yang mungkin nanti salah satu diantara temen-temen saya ini ada yang jadi hakim. Satu harapan saya, please temen-temen nanti kalau kalian udah pada jadi hakim JANGAN sampai nerima suap dan yang paling penting jadilah hakim yang ADIL. Inget my bro and my sist, hidup kita gak cuma di dunia ini tapi juga ada hidup setelah mati. Dan yang pasti kita akan diminta pertanggungjawaban disana. Untuk hakim-hakim yang masih bersih, please juga JANGAN nodai kebersihan anda-anda.

Terakhir, mohon maaf jika ada kata-kata saya yang keliru. Terima kasih..

No comments:

Post a Comment